Bertempat di Academic Center STAIN Jurai Siwo, tanggal 26 Februari 2009 akan dikukuhkan dua Guru Besar STAIN Jurai Siwo Metro, yakni Prof. Dr. Hj. Enizar, M.Ag. dalam bidang Ilmu Hadits dan Prof. Dr. Syaripudin, M.Ag. dalam bidang Ilmu Politik Islam. Acara pengukuhan yang dihadiri oleh lebih dari 400 orang undangan ini akan dikukuhkan oleh Rektor IAIN Raden Intan, Prof. Dr. KH. Musa Syu’eb, M.Ag. Pengukuhan kedua guru besar STAIN Metro ini, tentunya dapat dijadikan mercu suar pengembangan kualitas sumber daya manusia yang ada di STAIN. Yang pasti, seperti disampaikan ketua Pelaksana Pengukuhan Guru Besar STAIN Metro, Drs. Zuhairi, M.Pd., hal ini dapat memacu rekan-rekan lain untuk dapat segera mengejar ketertinggalan dalam pemenuhan kebutuhan SDM dalam pengembangan STAIN ke depan. Enizar dalam orasinya menyoroti pemaknaan jihad yang disinyalir telah mengalami pergeseran makna menjadi sesuatu yang bersifat kekerasan. Kenyataan ini ditekankan pada beberapa kejadian yang terjadi di beberapa belahan bumi, tidak terlepas di Indonesia, banyak keleompok yang berlindung di balik kata “Jihad” telah melegalkan perbuatan tindak kekerasan sebagai suatu jihad fii sabilillah. Padahal, menurutnya, jika kita melihat fakta sejarah yang ada, tugas menjaga keluargapun, selain mereka yang berangkat ke medan perang, juga merupakan bagian dari jihad. Bahkan dalam konteks modern dan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengacu kepada apa yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, ada tiga hal yang dapat dilakukan yakni upaya memberantas kebodohan, empathi dan peduli terhadap kesusahan orang lain dan jujur dalam melaksanakan tugas. Selain bentuk jihad factual yang diajarkan Rasulullah SAW., beberapa bentuk jihad lain sesuai dengan pemaknaan beberapa hasits, adalah Pertama, jihad dengan menyampaikan kebenaran Islam kepada yang mengingkari dan Islam yang benar kepada yang menyelewengkan, Kedua, Jihad Perang di Jalan Allah, Ketiga, Jihad dalam bentuk Bakti terhadap orang tua, Keempat, mengupayakan haji mabrur, Kelima, Kemampuan Menyampaikan Kebenaran Terhadap Penguasa Zalim atau jihad politik, dan Keenam; Membantu keluarga mujahid. Sementara Syaripudin, dalam orasinya lebih menyorot kepada Diskursus politik Islam Modern. Dalam bukunya yang berjudul Memahami Kegagalan Politik Islam Modern, menyatakan bahwa pada dasarnya perjalanan sejarah reformasi politik di awali pada abad XIX. Telah tercatat nama-nama politikus Islam yang telah menanamkan gerakan reformasi politik Islam seperti, Jamaluddin al-Afghani, at-Tahthawi, Muhammad Abduh, Rasyid Ridho, Namik Kemal dan sebagainya. Mereka merupakan peletak dasar pemikiran politik Islam modern. Dalam diskursus politik Islam modern masa itu merupakan respon terhadap kerapuhan sistem kekhalifahan Turki Utsmani. Menurutnya Respons tersebut setidaknya terbagi dalam tiga paradigma. Pertama, paradigma tradisionalisme yang diwakili oleh Rasyid Ridha. Menurut pandangan tradisional, kekhalifahan hukumnya wajib karena didasarkan pada syari’ah dan ijmâ’. Karena itu, ia mewajibkan penegakan lembaga khilafah sebagai perintah syar’i sebagaimana yang pernah diterapkan di masa al-khulafâ al-râsyidîn. Kedua, paradigma fundamentalisme. Pemikiran yang muncul pada paruh pertama abad XX ini dipelopori oleh Hasan al-Banna, al-Maududi dan al-Nabhani. Menurut para¬digma ini Islam telah menetapkan bentuk dan sistem pemerintahan dengan sistem khilafah dan menjadikannya sebagai satu-satunya sistem pemerintahan bagi Daulah Islamiyyah. Ketiga, paradigma sekularisme; dipelopori oleh Ali 'Abd al-Raziq. Cara pandang sekular ini meyakini bahwa Islam tidak ada kaitannya dengan kekhalifahan, termasuk kekhalifahan al-khulafâ al-râsyidîn. Atas dasar ini, al-Raziq beranggapan bahwa Islam tidak menetapkan suatu rezim dan tidak me¬merintahkan agar umat Islam menganut suatu sistem tertentu. Islam membe¬rikan kebebasan absolut kepada manusia untuk mengor¬ga¬nisasi negara sesuai dengan kondisi intelektual, sosial, dan ekonomi dengan mempertimbangkan faktor sosial dan tuntutan zaman. Harus diakui bahwa dalam batas-batas tertentu ide-ide pemikiran politik para reformis Muslim ini telah mampu mem¬bangkitkan kesadaran umat Islam akan pentingnya per¬satuan dan penegakan nilai-nilai demokrasi dalam sistem pemerin¬tahan. Artinya, pada tataran ideologi ia telah berhasil mem¬bentuk mainstream pemikiran umat Islam akan penting¬nya penegakan nilai-nilai demokrasi, sehingga mampu membatasi rezim otoriter. Namun harus diakui juga bahwa pada tataran aksi, ide-ide pemikiran mereka mengalami kesulitan untuk diterapkan. Di Timur Tengah sendiri saat ini masih berkecamuk konflik politik yang berkepanjangan dan sampai saat ini gagasan yang disebut Daulah Islamiyyah, Pan-Arabisme atau Pan-Islamisme pun belum pernah terbentuk di sana, apalah lagi penerapannya di dunia Islam yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Karena itu, bukan bermaksud mengklaim atau menghakimi ide-ide pemikiran politik kaum reformis Muslim maupun me¬nge¬cilkan makna perjuangan mereka jika Penulis katakan bahwa pada tataran praktis pemikiran politik Islam modern yang dikumandangkan oleh para reformis Muslim tersebut telah mengalami “kegagalan” sebab pada aksinya hingga saat ini belum terbentuk Daulah Islamiyyah. Munculnya ide negara Islam atau penerapan hukum Islam di Indonesia, misalnya, boleh jadi hanya romantisme historis-normatif mengingat bangsa Indonesia bersifat pluralistik. Babak sejarah politik Islam pada masa itu juga telah memunculkan berbagai gagasan reformasi politik seperti nasionalisme, pan-Islamisme dan gerakan konstitusionalisme. gagasan tentang nasionalisme, Pan-Islamisme, dan gerakan konstitusionalisme hampir menjadi mainstream (arus utama) perkembangan pemikiran politik Islam sebagai diskursus polemik di kalangan para pembaharu Islam pada sekitar abad XIX. Bila diamati sekilas ketiga tema tersebut mengesankan kontradiksi. Namun bila ditelusuri latar belakang yang turut memunculkannya akan segera tergambar bahwa antara ketiganya ternyata ada keterkaitan antara satu sama lain. Gagasan nasionalisme muncul sebagai reaksi terhadap imperia¬lis¬me Barat yang menduduki sebagian besar wilayah-wilayah Islam. Sementara ide Pan-Islamisme dikam¬pa¬nyekan untuk menggalang solidaritas umat Islam internasional untuk membebaskan negeri masing-masing dari penindasan penguasa lokal dan kolonialisme Eropa. Sedangkan gerakan konstitusi¬ona¬lis¬me bertujuan untuk menegakkan sistem peme¬rin¬tahan demokratis berbasis ajaran Islam dalam kerangka reformasi politik sekaligus penolakan terhadap ide-ide politik Barat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Selengkapnya....Rabu, 25 Februari 2009
Selasa, 10 Februari 2009
Launching Kampus Dwi Bahasa
Geliat perkembangan perubahan di lingkungan STAIN Jurai Siwo Metro, nampak tidak hanya di tampakkan dari aspek infrastruktur saja. Peningkatan kualitas SDM juga menjadi ajang pertarungan mengejar ketertinggalan yang ada. Kekuatan pikiran dalam melahirkan gagasan perubahan ke arah perbaikan nampak tidak pernah tidak ada. Selalu....setiap harinya lahir ide dan gagasan.....best ide Demikian sekelumit mainstream sang inovator, Syaripudin Basyar, sang Tihang Marga. Ide dan gagasan yang terkadang membuat orang lain gak sanggup untuk melaksanakan, baginya tak ada kata menyerah. Kekhawatiran hanya akan melahirkan kegagalan. Tidak kegagalan sebelum kita berusaha untuk mencoba. Hampir 2 tahun, beliau memimpin STAIN Jurai Siwo Metro. Dalam era itu pula, nampak perubahan begitu signifikan muncul di mana-mana. Apa beliau gagas, pada dasarnya lebih kepada menciptakan nuansa bagi yang lainnya untuk mampu memanfaatkan kekuatan pikir dalam bekerja. Otak manusia, katanya diciptakan Tuhan dengan jutaan bahkan trilyunan neutron yang sebenarnya memiliki kemampuan yang sama, tinggal bagaimana dia terbiasa mengasahnya. Titik jenuh, itu adalah hal yang manusiawi. Kodrat alam yang ada pada setiap diri manusia. Namun demikian, bukan berarti kita harus berlindung dibalik keterbatan yang hanya akan menafikan kekuatan manusia yang sesungguhnya.Sejalan dengan itu, gagasan yang lahir saat ini, bagaimana memunculkan publikasi STAIN Metro tidak hanya pada skala lokal apaladi marjinal, tetapi di level internasional. Untuk 2010 yang akan datang, muatan kemampuan penguasaan bahasa internasional, terutama arab dan inggris, ttap jadi kekuatan seseorang dalam bersaing ke dalam pasar global, selain bidang teknologi informasi. Jika tidak kita gaungkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, akan mampukah setiap lulusan bersaing di pasar internasional. Bisa dibayangkan, seorang sarjana muslim yang tidak hanya mumpuni dalam bidang ilmu agama, tetapi kemampuan penguasaan bahasa dan teknologi informasi terpatri dalam dirinya. Sungguh luar biasa.....
Selengkapnya....Slide Pedoman Evaluasi Diri
Berisi slide presentasi tentang tata cara melakukan evaluasi diri dan menyusun laporan evaluasi diri untuk keperluan akreditasi BAN PT pada program studi. Selengkapnya silakan DOWNLOAD DISINI
Selengkapnya....Sabtu, 07 Februari 2009
BRI Tempat Pembayaran SPP STAIN Metro
Herregistrasi STAIN Metro dimulai tanggal 2 Februari sampai dengan 30 Februari 2009, dengan layanan online di beberapa bank BRI sebagai berikut :
| NO | UNIT KERJA | ALAMAT |
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 |
Kantor Cab. Metro
Unit Diponegoro Unit Bantul Unit Pekalongan Unit Kota Gajah Unit Way Jepara Unit Purbolinggo Unit Sribhawono Kantor Cab. Pemb. Sribhawono Kantor Cab. Tanjung Karang Kantor Cab. Pembantu Natar Unit Natar Unit Kedaton Unit Bambu Kuning Unit Way Halim Unit Bandar Lampung Unit Antasari Unit Pasar Tugu Unit Kemiling Unit Kedondong Unit Gedongtataan Unit Mandah |
Kota Metro Kota Metro Kota Metro Lampung Timur Lampung Tengah Lampung Timur Lampung Timur Lampung Timur Lampung Timur Bandar lampung Natar Natar Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Univ. Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Bandar Lampung Pesawaran Pesawaran Tigeneneng |
Kamis, 29 Januari 2009
Pengumuman
Akibat Install 2 Antivirus dan Solusinya
- Spesifikasi Komputer, pastikan CPU dan Memory (RAM) cukup. Bisa melihat kebutuhan minimal atau yang disarankan dari masing-masing antivirus.
- Pengguna bisa menangani jika dua-duanya mendeteksi virus. Selengkapnya bisa dibaca bagian “Bagaimana jika 2 Antivirus sama-sama mendeteksi virus”
- Kecocokan antara antivirus satu dan lainnya. Jika antivirus sudah memberikan peringatan tidak bisa atau tidak cocok dengan antivirus tertentu, maka jangan dipaksakan.
- Mana yang akan di berikan prioritas yang lebih tinggi.
- Dan mungkin juga perlu di baca informasi/penjelasan masing-masing antivirus.
Senin, 26 Januari 2009
Perbedaan antara Subdomain, Add-on Domain, dan Parked Domain
Apa bedanya antara Sub-domain, Parked Domain dan Add-on Domain? Dahulu saya sering bertanya-tanya tentang ketiga perbedaan tersebut. Akhirnya saya mendapatkan jawabannya. Inilah jawabannya. Sub Domain * Misalkan situs anda adalah situsku.com. * Anda menginstall forum dan menaruhnya di direktori yang diakses melalui situsku.com/forum/. * Anda bisa mengarahkan direktori forum ke sub-domain dengan cara menambahkan sub-domain pada Control Panel hosting anda. * Sekarang anda bisa mengakses forum melalui situsku.com/forum atau forum.situsku.com. * Fitur sub-domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda, ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :) Parked Domain * Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com. * situsku.com adalah domain situs anda saat ini dan anda ingin menambahkan situsku-lain.com. * Anda ingin agar kedua link tersebut mengarah pada satu lokasi yang sama. Dengan kata lain, ketika mengetik www.situsku.com atau www.situsku-lain.com anda mendapatkan halaman yang sama pada website anda. * Untuk mendapatkan parked domain anda harus membeli dua domain. * Anda bisa mengatur account e-mail melalui cPanel hosting anda. * Fitur parked domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :) Add-on Domain * Anda punya dua domain yaitu situsku.com dan situsku-lain.com. * Anda ingin dua domain tersebut terpisah atau berdiri sendiri pada hosting yang sama. * Add-on domain adalah domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah situs/domain * misal www.situsku.com adalah domain utama situs anda, anda lalu mengatur agar www.situsku-lain.com menampilkan isi dari www.situsku.com/folder/ * Saat membuka www.situsku-lain.com/index.htm dari internet, pengunjung tidak mengetahui bahwa yang dibuka itu adalah www.situsku.com/folder/index.htm * Add-on domain berbagi pakai semua hal, termasuk kapasitas, bandwidth dan cPanel. * Untuk add-on domain, anda hanya punya satu cPanel. * Untuk mendapatkan add-on domain, anda harus membeli dua domain. * Untuk mengatur FTP dan account email situsku-lain.com bisa dilakukan dengan cPanel situsku.com * Fitur add-on domain tergantung hosting dan paket yang dipilih pada hosting anda. Ada yang sudah tersedia, ada pula yang harus memilih paket yang lebih mahal. Tapi biasanya tidak ada pada paket hosting dengan kapasitas 1 MB. :) Cara membuat Parked Domain dan Add-on domain 1. Register domain. Cari domain yang bisa memanage NameServer, cari TLD .com/.net/.org/.info/.biz/.us/.name dengan harga yang murah silakan daftar di gie.web.id 2. Ubah NameServer ke hosting anda. Untuk mengetahui NameServer bisa ditanyakan ke admin hosting anda. Biasanya ada 2, ns1 dan ns2, bisa juga lebih. 3. Tambahkan domain anda tadi melalui cPanel hosting anda, cukup sekali saja antara add-on domain atau parked domain. Cara membuat Sub Domain Dari Cpanel tinggal klik tombol sub-domain lalu isikan sub-domain apa yang anda kehendaki. Sumber : pojok info
Selengkapnya....

