Tulisan Terbaru

Translate

Hosting Refferal

Minggu, 14 Juni 2009

Mengenal Domain, Sub Domain dan Hosting

Walaupun tidak sepenuhnya tulisan ini merupakan tulisan Kang Rohman. Namun dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tanpa bermaksud memplagiasi tulisan beliau, sebelumnya saya mohon maaf. Paling tidak, informasi ini sangat berharga untuk kami sampaikan khsusnya bagi kalangan Civitas Akademika STAIN Jurai Siwo Metro yang saat ini sedang menggandrungi dunia teknologi informasi. Selalu saya mendoakan beliau seoga untuk setiap karyanya mendapatkan pahala dari Allah SWT.
Secara harfiyah dalam Kamus Komputer dan TI, arti kata Domain adalah ranah, kekuasaan, daerah atau wewenang. Dalam bidang TI arti domain memiliki kekhasan yang mengarah bidang teknologi dengan penandaan tertentu. Dengan kata lain makna domain dalam bidang TI menunjuk kepada Satuan organisasi dengan tanggung jawab administrasi untuk penamaan jaringan atau host. Nama unik untuk memastikan alamat di halaman web di internet. Domain ini terdiri dari 2 atau lebih bagian yang dipisahkan oleh titik. Contohnya mail.yahoo.com, dan www.hotmail.com.
Nama Domain sangatlah bervariasi tergantung dari tujuan website itu di buat. Jenis domain ini di bedakan dengan kata di belakangnya seperti :

* .com ( baca; dot com ) : yaitu untuk website bersifat komersil

* .org : untuk website organisasi

* .info : untuk website berisi informasi

* .biz : untuk website bisnis

* .tv ; untuk website stasiun televisi

* .gov ; untuk website milik pemerintah ( goverment )

* dan lain - lain

Ada juga domain ini yang lebih mengarah ke teritorial, misal ;

* .co.id ( baca : dot co dot id ) ; untuk website yang berada di Indonesia

* .us ; untuk website di amerika ( US : united state )

* .cn : untuk website di china

* .co.il ; untuk website di israel

* .my : untuk website di malaysia

* dan lain-lain

Subdomain

Subdomain sebenarnya alamat domain yang masih menjadi bagian dari domain anda, tetapi subdomain dapat anda arahkan ke file HTML yang berbeda dari domain utama anda. Contoh subdomain misalnya http://www.puskomstain.blogspot.com yang berarti subdomain blog pada domain blogger.com. Atau dengan kata lain Sub domain ini di buat dari domain induknya, sub domain dapat dikenali dari penulisannya yang di pisahkan oleh dot(titik). Misalnya Domain STAIN Metro adalah http://www.stainmetro.ac.id, maka jika insitusi lain dalam lingkungan STAIN bisa membuat sub domain lagi dengan tidak meninggalkan kata stainmetro sebagai induknya. Misalnya http://www.syari'ah.stainmetro.ac.id, dan sebagainya

Hosting

Hosting pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data yang berupa bangunan pemograman HTML. Kang Rohman mengilustrasikan hosting ini layaknya komputer dengan listrik yang satu sama lain saling membutuhkan. Biasanya hosting ini dikelola oleh perusahaan jasa yang menyewakan. Oleh karena itu, menurut Ronggo Bramantyo, bagi penyewa seyogyanya untuk memperhatikan hal-hal berikut sebelum menyewa hosting, yaitu :

  1. Kapasitas: Anda perlu memperhatikan bearapa kapasitas yang dibutuhkan, apakah 25MB, 50MB atau 1GB. Anda harus memilih dengan cermat sesuai kebutuhan karena tentu saja semakin besar kapasitas biayanya semakin mahal.
  2. Teknologi yang digunakan: Apakah servernya Linux atau Windows, dan jika anda membuat file PHP apakah hostingnya mendukung file PHP? Demikian juga apabila anda membuat web menggunakan ASP, JSP, Perl, Python, dan Ruby apakah hostingnya mendukung? Karena itu anda harus teliti sebelum membeli, tanyakan langsung pada perusahaan hosting yang ingin anda beli. Jangan sampai anda membuat website dengan PHP tetapi anda membeli hosting yang tidak mendukung PHP.
  3. Support: Periksa apakah perusahaan hosting yang ingin anda beli memiliki layanan support yang baik selama 24jam, jadi apabila tengah malam tiba-tiba anda mendapat masalah dengan website anda maka anda dapat menanyakan langsung kepada perusahaan hosting anda.
  4. Database: Apabila anda membuat website dinamis, pastikan anda memeriksa apakah mereka menyediakan database. Periksa juga berapa jumlah database yang disediakan dan apa saja apakah MySQL, PostgreSQL, Access dll.
  5. Backup: Apakah hosting anda membackup data anda setiap hari. Ini penting karena ada banyak hosting kurang ajar yang tidak melakukan back up dan apabila data anda tiba-tiba hilang mereka tidak mau tahu (saya pernah mengalaminya).
  6. Bandwith: Anda harus memeriksa kapasitas bandwith yang disediakan. Bandwith merupakan besarnya data transfer dalam sebulan. Kira-kira begini maksudnya. Apabila sebuah perusahaan hosting menyediakan bandwith 1GB sebulan. Maka apabila anda memiliki sebuah file HTML dengan ukuran 20kb (sudah termasuk images) dan pengunjung website anda perhari sekitar 100 orang, maka anda menghabiskan bandwith perhari: 20kb x 100orang = 2000kb =2MB. Perbulan: 2MB x 31 = 62MB, apabila anda memiliki 10 halaman maka: 62MB x 10 = 620MB. Jadi perhatikan bandwith yang disediakan dengan ukuran file HTML anda, apabila pengunjung website anda semakin banyak tentu saja bandwithnya juga akan semakin besar. Kebanyakan hosting Indonesia menyediakan bandwith yang kecil, hosting luar negeri menyediakan bandwith yang lebih besar dan murah

0 komentar:

Poskan Komentar